Development Stack 2011

Posting ini adalah update dari posting tiga tahun yang lalu. Tidak banyak yang berubah dalam stack ini, yang bisa berarti dua hal: pilihan tiga tahun yang lalu sudah tepat atau malas belajar selama 3 tahun ini.
Mudah-mudahan alasannya yang pertama :D

Update : Gradle tidak jadi dipakai, karena kita tidak mau maintain 2 skillset. Maven 2 ternyata stabil dan bekerja sesuai harapan. Hudson terlibat kerusuhan dengan Oracle, akhirnya fork jadi Jenkins.

Presentation Layer

  • Spring MVC
  • SiteMesh
  • Dojo Toolkit
  • ExtJS
  • Spring Security
  • Jasper Report
  • Jackson

Business Layer

  • Spring Framework
  • Hibernate

Library lain yang sering digunakan

  • Logback
  • Joda Time
  • Velocity
  • JPos

Infrastruktur

  • Version Control : Git + Gitosis
  • Testing Tools : JUnit, DBUnit, JMeter, Sonar
  • Issue Tracker : Redmine
  • Build Tools : Gradle, Maven
  • Continuous Integration : Hudson Jenkins
  • OS Programmer : Ubuntu Desktop
  • OS Server : Ubuntu Server, Debian

Deployment Target

  • Database Server : MySQL, Oracle
  • Application Server : Tomcat, Glassfish

Praktis perubahan yang terjadi hanyalah dari Subversion ganti menjadi Git.
Nah, bagaimana menurut Anda? Pilihan tepat atau malas belajar?

10 Responses to “Development Stack 2011”

  1. sudirman123 Says:
    January 28, 2011 at 4:27 pm

    Hhhmmm… tapi kondisi bisnis mu sudah != (baca : sangat berbeda) dunk dibandingkan 3 tahun lalu

    :-) (baca : senyum)

  2. Mas endy,

    Mau tanya, gimana pendapatnya mengenai Tapestry 5.1 untuk presentation layer ? Apakah pernah punya pengalaman ? Apakah recommended ?

    Thanks.

  3. [...] gambaran, tipikal aplikasi di ArtiVisi menggunakan stack standar 2011. Jadi, project setup ini akan dibuat mengikuti stack standar [...]

  4. Kita tidak menggunakan Tapestry sejak versi 3 dengan alasan sbb :

    - terlalu tergantung kepada HLS, sehingga developmentnya seret
    - tidak kompatibel antar versi, masa tiap naik versi kita rewrite
    - tidak mainstream, sehingga sulit cari tutorial, referensi, bugfix, dan workaround

    Beda dengan Spring, source code saya jaman dulu masih bisa jalan dengan Spring baru.

  5. Untuk database server tidak pakai PostgreSQL lagi yeah..

  6. Ngga, belum ada client yang pake PostgreSQL. Lagian di kita gak terlalu pengaruh, soalnya udah pake Hibernate

  7. kenapa engga pake ANT, oom Endy?

  8. Ant kan gak punya dependency management. Jadi jar yang dibutuhkan harus kita manage sendiri. Nah ini merepotkan.
    Untuk mengatasinya, Ant harus ditambahi Ivy, seperti saya tulis di sini.

    Baru-baru ini, ada tools baru namanya Gradle. Di internalnya dia juga menggunakan Ivy. Jadi ya tinggal pilih mau pake Gradle atau Maven 2. Yang penting bisa manage dependensi.

  9. Sapardi Says:
    July 27, 2011 at 9:43 am

    Halo mas endy, mau nanya donk ada artikel atau e-book mengenai integrasi spring mvc ma dojo gak ya…? mau donk kalo punya artikelnya…thanks before..

  10. Halo juga.
    Belum sempat nulisnya.
    Kapan2 ya :D

Leave a Reply